Kamis, 21 Juni 2012

Pemrograman Web PHP : Memotong Article Read More dengan PHP

Sebagai pengingat diri sendiri aja, klo menampilkan artikel di web PHP bisa menggunakan fungsi-fungsi berikut :
nl2br() untuk membuat agar karakter new line (enter) menjadi tag <br/> jadi bisa benar2 enter di halaman HTML
substr() untuk memotong string artikel berdasarkan huruf ke berapa, sebanyak berapa huruf.
explode() untuk memecah string artikel dengan pemisah spasi " " sehingga menjadi kata perkata dan bisa dibatasi berdasarkan jumlah kata bukan jumlah huruf.
array_slice() untuk memotong array kata hasil pecahan kalimat artikel sehingga bisa memotong hanya diikutkan beberapa kata (dibatasi jumlah katanya).
implode() untuk menggabungkan kembali array kata dengan penggabung spasi " " sehingga menjadi kalimat utuh lagi.

Contoh :

<?php echo nl2br(implode(" ", array_slice(explode(" ", $dataartikel['isi']), 0, 50))); ?>

Semoga berguna..

Rabu, 20 Juni 2012

Pemrograman Delphi : Membuat Video Player, Media Player dengan Delphi


Untuk membuat sebuah aplikasi pemutar file media seperti film dan lagu, Delphi menggunakan sebuah komponen yang dinamakan MediaPlayer.

Beberapa properti yang penting diantaranya adalah :
FileName : path dari file yang akan diputar.
Display : komponen yang akan dipakai sebagai layar
DisplayRect : menentukan posisi dan ukuran tampilan layar
VisibleButtons : menentukan tombol yang terlihat dan tidak terlihat.
Length : berisi panjang/durasi file yang diputar.
Position : posisi pemutaran file saat ini.
Start : menentukan posisi dimana file akan mulai diputar.

Beberapa method yang penting diantaranya adalah :
Open : Menghubungkan MediaPlayer dengan file.
Play : Memainkan file
Pause : Menghentikan sementara pemutaran file
Stop : Menghentikan pemutaran file.

Ada beberapa tipe file yang didukung oleh komponen MediaPlayer, diantaranya adalah file AVI, WAVE, DAT, CD Audio dan lain-lain. Untuk melihat daftar file yang didukung tersebut bisa dicermati pada properti DeviceType.
Seperti dijelaskan sebelumnya, tidak semua tipe file bisa menggunakan semua tombol yang tersedia. Untuk melihat kemampuan tiap jenis file bisa dilihat properti Capabilities-nya.

Buatlah sebuah project dan form baru pada Visual Basic .NET, desain tampilan form sehingga didapat tampilan seperti pada gambar berikut :


Pengaturan Properti :



Komponen
Properti Nilai
Form1 (Name)
Text
Position
frmPlayer
Media Player
poScreenCenter
Panel (Name) Panel1
MediaPlayer (Name) MediaPlayer1
Edit (Name)
Text
edPath
(kosongkan)
Button1 (Name)
Text
btnBrowse
Browse
Button2 (Name)
Text
btnExit
Exit
OpenDialog (Name) OpenDialog1



Listing Program :


procedure TFPlayer.bBrowseClick(Sender: TObject);
begin
if (OpenDialog1.Execute) then
begin
ePath.Text := OpenDialog1.FileName;
MediaPlayer1.Close;
MediaPlayer1.FileName := OpenDialog1.FileName;
MediaPlayer1.Display := Panel1;
MediaPlayer1.DisplayRect := Rect(0,0, 0,0);
MediaPlayer1.Open;
end;
end; procedure TFPlayer.bExitClick(Sender: TObject);
begin
Application.Terminate;
end;

Pemrograman Web PHP : Mengubah Setting Error Reporting PHP

Ini sekedar script untuk mengingatkan bahwa kita bisa mengubah Setting Error Reporting lewat script PHP, jadi jika ada coding yang keluar error warning atau deprecated terus, bisa kita disable untuk sekali jalan saja, contohnya :

<?php
// setting PHP error reporting
switch($pilihan) {
case 0: error_reporting(0); break;
case 1: error_reporting(E_ERROR | E_WARNING | E_PARSE); break;
case 2: error_reporting(E_ERROR | E_WARNING | E_PARSE | E_NOTICE); break;
case 3: error_reporting(E_ALL ^ (E_NOTICE | E_WARNING)); break;
case 4: error_reporting(E_ALL ^ E_NOTICE); break;
case 5: error_reporting(E_ALL); break;
default:
    error_reporting(E_ALL);
}
?>

Contoh lain :

<?php

// Turn off all error reporting
error_reporting(0);

// Report simple running errors
error_reporting(E_ERROR | E_WARNING | E_PARSE);

// Reporting E_NOTICE can be good too (to report uninitialized
// variables or catch variable name misspellings ...)
error_reporting(E_ERROR | E_WARNING | E_PARSE | E_NOTICE);

// Report all errors except E_NOTICE
// This is the default value set in php.ini
error_reporting(E_ALL ^ E_NOTICE);

// Report all PHP errors (see changelog)
error_reporting(E_ALL);

// Report all PHP errors
error_reporting(-1);

// Same as error_reporting(E_ALL);
ini_set('error_reporting', E_ALL);

?>

Senin, 18 Juni 2012

Pemrograman Web : Daftar Web Video Streaming Player

Web Player sekarang semakin populer, selain dengan mengupload video ke YouTuBe, kemudian menampilkan plug-in di web kita juga bisa dengan menggunakan Web FLV Player sendiri sehingga kita bisa menyimpan Video / FLV di server sendiri.
Ini adalah beberapa Web Streaming Player yang pernah Penulis temukan / gunakan :

JWPlayer
http://www.longtailvideo.com/players/jw-flv-player/

HDWebPlayer
http://www.hdwebplayer.com/

Semoga Bermanfaat.

Database : Export Import, Transfer Data MS Access dan MySQL

Ekspor Impor Data dari Access ke MySQL

Untuk mentransfer data dari Access ke MySQL dapat dilakukan dengan cara mengeset terlebih dahulu Data Source pad ODBC agar terhubung ke database tujuan pada MySQL. Klik Start – Control Panel, pilih Administrative Tools – Data Source (ODBC) pada Classic View. Sedangkan pada Category View pilih Performance and Maintenance - Administrative Tools – Data Source (ODBC). Setelah muncul Dialog Data Source ODBC Administrator, pilih Tab System DSN, klik Add. Selanjutnya pada Dialog Create New Data Source pilih MySQL ODBC 3.51 Driver. Klik Finish. Kemudian beri nama Data Source nya dan masukkan lokasi Server/Hostname, masukkan Database Name, User, dan Password. Klik OK.


Setelah selesai maka akan muncul nama Data Source yang telah diset pada daftar di System DSN. Klik OK.
Buka database Access yang akan ditransfer, pada Tables klik kanan nama Table yang akan ditransfer, kemudian pilih Export.


Pada Dialog Export Table To.. pilih Save As Type - ODBC Databases.
Pada Dialog Select Data Source pilih Tab Machine Data Source dan pilih nama Data Source dari database MySQL tujuan. Klik OK.
Pada Dialog Export pilih nama Table pada Database tujuan. Klik OK.

Ekspor Impor Data dari MySQL ke Access

Untuk mentransfer data sebaliknya yaitu dari MySQL ke Access dapat dilakukan dengan cara mengeset terlebih dahulu Data Source pad ODBC agar terhubung ke database asal pada MySQL seperti halnya pada langkah di atas. Kemudian buka database Access dimana data akan diimport, pada Tables klik kemudian pilih Import.


Pada Dialog Import pilih Files of type – ODBC Databases.
Pada Dialog Select Data Source pilih Tab Machine Data Source dan pilih nama Data Source dari database SQLServer yang akan diimport. Klik OK.
Kemudian pada Dialog Login masukkan Login ID dan Password. Klik OK

Pada Dialog Import Object pilih nama table-table pada Database asal yang akan diimport. Klik OK.

Pemrograman Web PHP Mengeset Setting Maximum Execute Timeout Exceed

Ini script kecil untuk mengingatkan penulis jika membuat aplikasi web yang mempunyai proses panjang dan berat, bisa diperpanjang maximum execution time nya menggunakan fungsi ini:

<?php
set_time_limit(30); // masukkan waktu maksimum timeout dalam detik.
?>

Database : Export Import, Transfer Data MS Access dan SQLServer


Import / Export Data MS Access - SQLServer

Access ke SQL Server
Untuk mentransfer data dari Access ke SQLServer dapat dilakukan dengan cara mengeset terlebih dahulu Data Source pad ODBC agar terhubung ke database tujuan pada SQLServer. Klik Start – Control Panel, pilih Administrative Tools – Data Source (ODBC) pada Classic View. Sedangkan pada Category View pilih Performance and Maintenance - Administrative Tools – Data Source (ODBC). Setelah muncul Dialog Data Source ODBC Administrator, pilih Tab System DSN, klik Add. Selanjutnya pada Dialog Create New Data SourcePilih SQLServer. Klik Finish


Kemudian beri nama Data Source nya dan masukkan lokasi Server. Klik Next.


Pilih authentication apakah akan memakai Windows Authentication atau dengan SQLServer Authentication, masukkan Login ID dan Password. Klik Next.


Pilih database yang akan dikoneksikan. Klik Next. Kemudian Klik Finish.


Setelah selesai maka akan muncul nama Data Source yang telah diset pada daftar di System DSN. Klik OK.


Buka database Access yang akan ditransfer, pada Tables klik kanan nama Table yang akan ditransfer, kemudian pilih Export.